Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 1








Aku Allah Yang Maha Mengetahui[1]


[1] Singkatan seperti Alif Lam Mim dikenal sebagai al-muqaththa'at (huruf-huruf yang dipakai dan dilaksanakan secara mandiri) terdapat pada permulaan surah-surah yang jumlahnya tidak kurang dari 28 surah, dan terbentuk dari satu huruf atau lebih, paling banyak lima huruf abjad Arab. Huruf-huruf yang membentuk singkatan itu ada empat belas jumlahnya : alif, lam, mim, shad, ra, kaf, ha (besar), ya, ain, tha, sin, ha (kecil), qaf, dan nun. Dari huruf-huruf tersebut qaf dan nun berdiri sendiri pada permulaan surah Qaf dan Qalam, sisanya ada dalam paduan dua atau lebih pada permulaan surah-surah tertentu.

Muqhaththa'at itu lazim dipakai di kalangan orang-orang Arab. Mereka memakainya dalam syair-syair dan percakapan. Seorang ahli syair Arab mengatakan, Qulna qifi lana, faqalat qaf, artinya, "Kami katakan kepada perempuan itu 'berhentilah sejenak untuk kami', dam perempuan itu berkata bahwa ia sedang berhenti". Di sini huruf qaf menampilkan kata waqaftu (aku berhenti). Ada pula sabda Rasulullah saw seperti diriwayatkan oleh Qurthubi demikian: Kafa bis saifi sya, artinya, cukuplah pedang sebagai obat penyembuh. Sya menampilkan syafian. Di dunia barat modern dan juga negeri-negeri timur juga peniruan singkatan itu telah menjadi umum dan luas. Tiap kamus memuat daftar singkatan-singkatan itu.

Muqaththa'at itu singkatan-singkatan untuk sifat-sifat Tuhan tertentu. Pokok masalah suatu surah yang pada permulaannya ditempatkan singkatan itu mempunyai perhubungan yang mendalam dengan sifat Tuhan yang ditampilkannya.

Huruf-huruf Muqaththa'at ini tidak ditempatkan serampangan saja, pada permulaan berbagai surah, serta tidak pula huruf-huruf tersebut digabungkan semaunya saja. Ada perhubungan yang mendalam dan jauh jangkauannya antara berbagai pasangan. Huruf-huruf yang membentuknya pun mempunyai tujuan tertentu. Pokok masalah surah-surah yang tidak mempunyai huruf-huruf singkatan bernaung di bawah dan mengikuti pokok masalah surah-surah yang memilikinya..

Mengenai arti yang dikenakan pada muqaththa'at itu ada dua yang nampak lebih beralasan,
a. pertama bahwa tiap-tiap huruf mempunyai nilai angka tertentu (Jarir).  Huruf-huruf alif, lam mim mempunyai nilai 71 (alif = 1, lam =30, dan mim =40). Jadi penempatan alif lam mim pada permulaan surah dapat berarti bahwa pokok masalah surah ini ialah (menerangkan mengenai) tegak dan berdirinya Islam secara istimewa di masa permulaan akan memakan waktu 71 tahun hingga dapat berkembang.

b. kedua bahwa huruf-huruf seperti alif lam mim merupakan singkatan dari sifat-sifat Tuhan. Dan surah yang menempatkan huruf-huruf muqaththa'at sebagi pokok masalahnya, secara khusus telah menampilkan sifat-sifat Ilahi. Arti dari singkatan Ali Lam Mim pada awal surah al-Baqarah ini serta surah-surah yang lainnya seperti Ali-Imran, Al-Ankabut, Ar-Rum, Luqman dan As-Sajdah yaitu, "Aku Allah Yang Lebih Mengetahui".

Arti ini dikuatkan oleh Ibnu Abbas dan Ibn Mas'ud yang mengartikan bahwa Alif adalah singkatan dari Ana, Lam singkatan dari Allah, dan Mim singkatan dari A'lamu. Jadi ALif Lam Mim berarti "Aku Allah Yang Maha Mengetahui". Atau dalam sumber lain menjelaskan bahwa Alif itu singkatan dari Allah, sementara Lam itu singkatan dari Jibril dan Mim itu singkatan dari Muhammad, yang berarti bahwa inti surah ini adalah makrifat Ilahi yang dianugerahkan Allah kepada Muhammad melalui perantaraan Jibril. Perlu diingat bahwa huruf-huruf muqaththa'at (singkatan) ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari wahyu Al-Quran (Bukhari).

(Sumber: Tafsir Ahmadiyah, (Terbitan Jemaat Ahmadiyah Indonesia, 1997), Edisi. III, Juz. 1-10, hal. 20-21)

0 komentar:

Poskan Komentar