Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 22


 

Dia lah Yang menjadikan bumi bagimu sebagai hamparan, dan langit sebagai atap [32], dan menurunkan air dari awan, maka dengan itu Dia mengeluarkan buah-buahan sebagai rezeki bagimu. Karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu bagi Allah padahal kamu mengetahui.


[32] Ungkapan "langit sebagai atap" mengisyaratkan bahwa persis seperti suatu bangunan atau atap merupakan alat keselamatan untuk mereka yang tinggal di dalam atau di bawahnya, demikian pula bagian-bagian dari alam semesta yang jauh itu berperan sebagai keselamatan bagi planet kita (bumi). Mereka yang telah mempelajari ilmu perbintangan, awan, dan gejala-gejala atmosfir lainnya mengetahui bagaimana benda-benda langit lainnya, menempuh jalan peredaran mereka melalui ruang tanpa batas, jauh tinggi di atas bumi di semua jurusan, memberi keamanan dan kekokohan kepada bumi. Pula diisyaratkan di sini bahwa penyempurnaan alam kebendaan itu tergantung dari koordinasi, antara kekuatan-kekuatan bumi dan langit.

(Sumber: Al-Quran dengan Terjemahan dan Tafsir Singkat (Terbitan Jemaat Ahmadiyah Indonesia, 1997), Edisi. III, Juz. 1-10, Hal. 30)

0 komentar:

Poskan Komentar