Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 17


 

Keadaan mereka seperti seorang yang menyalakan api [23], dan tatkala api itu telah menyinari apa yang ada disekelilingnya, maka Allahmelenyapkan cahaya mereka dan membiarkan mereka dalam kegelapan [24], mereka tidak dapat melihat.


[23] Kata "api" kadang-kadang dipakai untuk peperangan. "Seorang yang menyalakan api" dalam ayat ini dapat dimaksud, orang-orang munafik yang berserikat dengan orang-orang kafir untuk mengadakan peperangan terhadap Islam atau Rasulullah saw yang atas perintah Tuhan menyalakan Nur Ilahi. Beliau saw diriwayatkan pernah bersabda, "Misalku ialah seperti orang yang menyalakan api" (Bukhari).

[24] "Dan membiarkan mereka dalam kegelapan" ungkapan ini berarti bahwa orang-orang munafik mengobarkan peperangan untuk menegakan kembali pengaruh mereka yang telah lenyap dan hasil yang sebenarnya peperangan itu ialah, terbukanya kedok kemunafikan mereka dan sebagai akibatnya, kekacauan pikiran dan kebingungan menimpa mereka. Kata zhulumat yang senantiasa dipakai dalam al-Quran dalam bentuk jamak, mengandung arti kegelapan akhlak dan rohani. Dosa dan kejahatan tak pernah berpisah dan berdiri sendiri. Suatu kejahatan menarik kejahatan lain dan suatu kemalangan menarik kesialan yang lain. Artinya orang-orang munafik ditimpa oleh bahaya dan malapetaka yang berlipat ganda banyaknya.

(Sumber: Tafsir Ahmadiyah (Terbitan Jemaat Ahmadiyah Indonesia, 1997), Edisi. III, Juz. 1-10, hal. 27-28)

0 komentar:

Poskan Komentar