Jangankan Mundur, Maju Aja Masih Dituntun.

Ketika Gus Dur menjabat sebagai presiden ada sebagian masyarakat yang tidak suka dengan kebijakannya. Dan beberapa kelompok kecil pendukung anti kebijakan Gus Dur itu pun terus menuntut agar beliau turun dari kursi kepresidenan. Sebagai guru bangsa dan pemegang mandat dari MPR, beliau tidak mungkin turun hanya karena desakan segelintir orang kecuali jika MPR mencabut mandat yang diembannya tersebut. Namun desakan itu semakin kuat, sehingga kemana pun beliau berada, ada saja suara-suara sumbang yang memintanya mundur. 
Suatu hari saat beliau berada di istana kepresidenan. Tiba-tiba di luar pintu gerbang ada beberapa mahasiswa berdemo menuntutnya mundur. Salah seorang wartawan meminta tanggapan beliau ketika banyak suara yang menghendakinya mundur. Maka secara spontan beliau pun menjawab.
"Loh koq mundur? Wong maju aja masih harus dituntun, apalagi mundur?" 

0 komentar:

Poskan Komentar